AdMedika News

Updates on AdMedika

28 Aug

Workshop Implementasi Layanan CoB BPJS Kesehatan

Workshop Implementasi Layanan CoB BPJS Kesehatan

Semenjak program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola oleh BPJS Kesehatan resmi diluncurkan pada 1 January 2014, Koordinasi Manfaat atau Coordination of Benefit (CoB) telah menjadi hot topic di industri kesehatan Indonesia. Dengan skema CoB biaya jaminan kesehatan seseorang dapat ditanggung atau di koordinasikan oleh 2 pihak dalam hal ini adalah BPJS Kesehatan dan Asuransi. Telah tak terhitung lagi jumlah seminar dan workshop yang dilakukan oleh berbagai pihak khusus untuk membahas tentang CoB ini. Sebelum adanya ketentuan resmi dari BPJS Kesehatan mengenai skema CoB, para stakeholder dalam industri kesehatan mempunyai persepsi dan cara masing-masing dalam menjalankan skema ini.

Menjawab kebutuhan para stakeholder akan kepastian skema ini, pada tanggal 1 Juni 2015 Direktur Pelayanan BPJS Kesehatan mengeluarkan Surat Edaran No.32 Tahun 2015 tentang kebijakan CoB. Surat edaran tersebut menjelaskan skema CoB antara BPJS Kesehatan dengan Asuransi Kesehatan Tambahan yang mencakup layanan Rawat Inap Tingkat Lanjut (RITL) di Fasilitas Kesehatan (Faskes) BPJS Kesehatan dan Non Faskes CoB. Surat edaran ini adalah tonggak penting dalam perjalanan implementasi JKN di Indonesia.

Melihat hal ini adalah yang telah ditunggu-tunggu oleh para stakeholder, AdMedika melakukan inisiatif untuk mempertemukan para stakeholder pada suatu forum yang bernama “Workshop Implementasi Layanan Koordinasi Manfaat Non Faskes CoB BPJS Kesehatan”. Workshop yang diadakan pada 27 Agustus 2015 di Hotel Aryaduta Jakarta ini dihadiri oleh BPJS Kesehatan, 52 Asuransi Kesehatan Tambahan yang telah bekerjasama dengan BPJS Kesehatan, 24 Non Faskes CoB BPJS Kesehatan dan berbagai perusahaan BUMN.

“AdMedika menyambut gembira keluarnya surat edaran dari BPJS Kesehatan. Semenjak bergabung dengan Telkom Group pada tahun 2010 AdMedika memang telah dirancang untuk menunjang implementasi JKN dan dalam setahun belakangan ini AdMedika telah secara intens melakukan pendekatan kepada BPJS Kesehatan” ucap Syaifudin Direktur Utama AdMedika pada kata sambutannya. “Tujuan kami mengumpulkan para stakeholder pada acara workshop ini adalah untuk mensukseskan program JKN khususnya dalam melayani peserta BPJS Kesehatan yang memiliki hak atas perlindungan program asuransi kesehatan tambahan dan menyamakan persepsi ditataran tim operasional (BPJS Kesehatan, Asuransi, AdMedika, dan Rumah Sakit) agar implementasi kebijakan CoB berjalan dengan baik” tambahnya lagi.

Pada sesi keynote speech yang disampaikan oleh dr Eddy Martadinata, Kepala Departemen Manajemen Manfaat dan Kemitraan Faskes Rujukan BPJS Kesehatan, dipaparkan secara detil mengenai peraturan dan skema CoB. “Skema CoB dapat dilakukan pada Rawat Inap Tingkat Lanjut (RITL) bagi peserta yang ingin naik kelas perawatan di Faskes BPJS Kesehatan maupun untuk peserta yang berobat di Non Faskes CoB sesuai hak kelasnya ataupun jika ingin naik kelas perawatan” ujar dr Eddy Martadinata.

Secara singkatnya skema CoB dapat dijalankan dengan syarat peserta mengikuti ketentuan sistem rujukan berjenjang. Untuk pelayanan peserta di Faskes BPJS, BPJS Kesehatan menjamin biaya sesuai tarif yang berlaku pada program JKN dan selisihnya menjadi tanggung jawab Asuransi Tambahan. Sedangkan untuk skema CoB di Non Faskes CoB BPJS, biaya pelayanan dibayar terlebih dahulu oleh Asuransi Tambahan, selanjutnya Asuransi Tambahan akan menagihkan ke BPJS Kesehatan dan BPJS Kesehatan akan mengganti biaya dengan tarif berdasarkan tipe Rumah Sakit dan regionalisasi tarif INA CBG’s .

Setelah sesi keynote speech oleh BPJS Kesehatan, sesi presentasi dan panel tanya jawab menampilkan Murali Raja Direktur IT & Operation AdMedika, Mandiri Inhealth sebagai perwakilan dari pihak Asuransi Tambahan yang disampaikan oleh dr Dwi Hartantyo selaku Non Managed Care Services Division Health PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia dan Ramsay Health Care Indonesia sebagai perwakilan dari pihak Non Faskes CoB yang disampaikan oleh drg Nailufar. Sesi ini memapakarkan secara detil alur pelayanan dan kelengkapan dokumen apa saja yang diperlukan untuk menjalankan skema CoB di Non Faskes CoB BPJS Kesehatan.


Acara yang dihadiri oleh lebih dari 200 peserta ini diharapkan dapat menghilangkan keraguan dari para stakeholder mengenai kepastian skema CoB dan turut bersama-sama mensukseskan implementasi skema CoB khususnya bagi para peserta yang memiliki jaminan kesehatan dari BPJS Kesehatan dan juga Asuransi Tambahan.

Peran AdMedika mensukseskan program JKN
Saat ini AdMedika sebagai salah satu Third Party Administrator terbesar di regional Asia Tenggara telah dipercaya melayani lebih dari 3.3 juta peserta jaminan kesehatan tambahan dari 75 klien, yang terdiri dari 62 asuransi dan perusahaan swasta dan 13 BUMN beserta groupnya. AdMedika juga mempunyai lebih dari 2400 jaringan provider yang tersebar di seluruh Indonesia dan negara-negara tetangga.

Dalam mempersiapkan peran serta AdMedika dalam program JKN, AdMedika telah melakukan berbagai pengembangan dan perencanaan yang matang dari segi People Process dan Technology.
Kini AdMedika telah siap mendukung suksesnya implementasi CoB dengan memberikan layanan end-to-end mulai dari eligibilitas SEP Online di pihak Faskes menggunakan AdMedika Provider Access System (AdPASS) dan Hisys, layanan administrasi verifikasi klaim dengan INA CBG’s (AdClaim CoB), layanan pembayaran online yang mempermudah pembayaran klaim dari asuransi dan korporasi ke provider dengan AdPay Corporate, hingga layanan Big Data Health Intelligence, Health Risk Management & Fraud Management.

Selain layanan-layanan yang secara khusus diciptakan untuk mendukung skema CoB, AdMedika juga berkomitmen untuk terus memberikan nilai tambah kepada para peserta dan klien nya. salah satunya dengan program AdStyle dimana para pemegang kartu kesehatan berlogo AdMedika dapat menikmati diskon dan promosi khusus di lebih dari 1.000 outlet merchant mitra AdMedika di seluruh Indonesia seperti Prodia Lab, Kawasan wisata JungleLand, Waterboom Lippo Cikarang, Optik Seis dan masih banyak lagi.

Dalam waktu dekat AdMedika akan meluncurkan berbagai inovasi digital seperti aplikasi seluler AdMobile dengan fitur komprehensif seperti informasi jaminan kesehatan, informasi provider, profile kesehatan (health profiling) dan fitur konsultasi langsung dengan dokter-dokter medical adviser AdMedika (Chat Doctor). Selain itu AdMedika juga akan meluncurkan sebuah layanan Core System untuk Asuransi yang diberi nama AdCore. Layanan ini dapat men-digitalisasikan dan mempermudah proses system informasi di Asuransi sehingga core process dapat dilakukan secara cepat dan akurat.

logo-footer PT. Administrasi Medika


iso-admedika telkomedikalogo metralogo telkomlogo
Official Social Channels   Facebook   Twitter   Twitter   Twitter