Sehati - Sehat Indonesiaku

AdMedika Health Blog

23 Jun

Keluarga Berencana, ciptakan generasi sehat

By 
(1 Vote)
Keluarga Berencana, ciptakan generasi sehat

Keluarga Berencana (KB) pertama kali ditetapkan sebagaiprogram pemerintah pada tanggal 29 Juni 1970 , bersamaan dengan dibentuknya Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional . Program KB di indonesia sudah dimulai sejak tahun 1957 , namun masih menjadi urusan kesehatan dan belum menjadi urusan kependudukan. Namun sejalan dengan meningkatnya jumlah penduduk Indonesia dan tingginya angka kematian ibu dan kebutuhan akan kesehatan reproduksi , Program KB selanjutnya digunakan sebagai salah satu cara untuk menekan pertumbuhan jumlah penduduk dan meningkatkan kesehatan ibu dan anak.
Keluarga Berencana (KB) merupakan suatu program pemerintah yang dirancang untuk menyeimbangkan antara kebutuhan dan jumlah penduduk. Program keluarga berencana oleh pemerintah adalah agar keluarga sebagai unit terkecil kehidupan bangsa diharapkan menerima Norma Keluarga Kecil Bahagia dan Sejahtera (NKKBS) yang berorientasi pada pertumbuhan yang seimbang.

Gerakan Keluarga Berencana Nasional Indonesia telah berumur sangat lama yaitu pada tahun 70-an dan masyarakat dunia menganggap berhasil menurunkan angka kelahiran yang bermakna. Perencanaan jumlah keluarga dengan pembatasan yang bisa dilakukan dengan penggunaan alat-alat kontrasepsi atau penanggulangan kelahiran seperti kondom, spiral, IUD, dan sebagainya.

Adapun beberapa jenis alat kontrasepsi, antara lain :

1. Pil (biasa dan menyusui) yang mempunyai manfaat tidak mengganggu hubungan seksual dan mudah dihentikan setiap saat. Terhadap kesehatan resikonya sangat kecil.

2. Suntikan (1 Bulan dan 3 Bulan) sangat efektif (0,1-0,4 kehamilan per 100 perempuan) selama tahun pertama penggunaan. Alat kontrasepsi suntikan juga mempunyai keuntungan seperti klien tidak perlu menyimpan obat suntik dan jangka pemakaiannya bisa dalam jangka panjang.

3. Implan (susuk) yang merupakan alat kontrasepsi yang digunakan dilengan atas bawah kulit dan sering digunakan pada tangan kiri. Keuntungannya daya guna tinggi, tidak mengganggu produksi ASI dan pengembalian tingkat kesuburan yang cepat setelah pencabutan.

4. AKDR (Alat Kontrasepsi Dalam Rahim) merupakan alat kontrasepsi yang digunakan dalam rahim. Efek sampingnya sangat kecil dan mempuyai keuntungan efektivitas dengan proteksi jangka panjang 5 tahun dan kesuburan segera kembali setelah AKDR diangkat.

5. Kondom, merupakan selubung/sarung karet yang dapat terbuat dari berbagai bahan diantaranya lateks (karet), plastik (vinil) atau bahan alami (produksi hewani) yang dipasang pada penis saat berhubungan seksual. Manfaatnya kondom sangat efektif bila digunakan dengan benar dan murah atau dapat dibeli secara umum.

6. Tubektomi adalah prosedur bedah mini untuk memotong, mengikat atau memasang cincin pada saluran tuba fallopi untuk menghentikan fertilisasi (kesuburan) seorang perempuan. Manfaatnya sangat efektif, baik bagi klien apabila kehamilan akan terjadi resiko kesehatan yang serius dan tidak ada efek samping dalam jangka panjang.

7. vasekstomi ini adalah salah satu metode kontrasepsi atau pencegah kehamilan. Prosedur yang dilakukan adalah dengan mensterilkan kandungan semen dari sperma agar pria tidak bisa membuahi sel telur sehingga tidak terjadi kehamilan. Namun vasectomy mempunyai efek permanent jadi tidak disarankan bagi pasangan yang hanya ingin menunda kehamilan sementara

8. Cara menghitung Masa Subur / KB Kalender adalah usaha untuk mengatur jarak kehamilan dengan cara menghindari persenggamaan selama masa subur seorang wanita. System ini baru bisa digunakan jika pasangan wanita memepunyai siklus haid yang teratur setiap bulannya.

Masa subur adalah waktu di mana sel telur yang telah matang potensial untuk dibuahi oleh sperma. Usia subur setiap bulan secara teratur akan terjadi pematangan satu atau lebih sel telur. Cara menghitung masa subur misal seorang dengan siklus normal 28 hari maka ovulasi diperkirakan akan terjadi pada 14 hari sebelum menstruasi berikutnya. Untuk melihat rata-rata siklus menstruasi dicatat selama 3 bulan berturut-turut, tetapi bila siklus menstruasinya tidak teratur 28 hari maka perlu ada penghitungan khusus.

Untuk pemilihan alat kontrasepsi harus disesuaikan dengan siklus Haid dan kondisi kesehatan serta harus disetujui oleh kedua belah pihak baik suami dan istri; serta harus dikonsultasikan dengan tenaga kesehatan baik bidan ataupun dokter.

Apa Kesehatan Reproduksi
Keadaan sehat menyangkut sistem, fungsi dan proses reproduksi dimana sehat tidak hanya bebas penyakit atau kecacatan berhubungan dengan sistem reproduksi, fungsi serta prosesnya

Kesehatan Seksual
Keadaan sehat secara mental dan fisik dalam melakukan hubungan seksual antara pria dan wanita yang diikat dalam tali perkawinan yang sah.

Hubungan seksual yang sehat
Hubungan seks antara suami dan isteri yang sah dalam pernikahan sebagai ungkapan rasa kasih sayang antara dua insan, disamping sebagai pemenuhan hubungan biologis baik untuk pria maupun wanita.Hubungan seksual yang sehat akan melahirkan anak yang sehat.

Cara membina hubungan seksual yang sehat

1. Menjaga kebersihan alat reproduksi (Pakaian dalam harus rutin diganti )

2. Mencuci alat reproduksi selesai hubungan seksual

3. Berperilaku hidup bersih dan sehat

4. Tidak berganti pasangan dalam melakukan hubungan seksual

5. Tidak menggunakan alat/sarana yang menyakitkan

6. Tidak merokok

7. Istirahat yang cukup

8. Hindari narkoba

9. Melaksanakan olah raga yang secara teratur dan terukur

10. Makan makanan yang bergizi seimbang

11. Menghindari stres

12. Menjalani komunikasi keterbukaan antara pasangan

13. Menghayati, mengamalkan perintah dan larangan Agama

14. Setia kepada pasangan

Keluarga Berencana
Membantu PUS (Pasangan Usia Subur) dan Perorangan dalam mencapai tujuan reproduksi, mencegah kehamilan yang tidak diinginkan dan mengurangi insidens kehamilan beresiko tinggi, kesakitan dan kematian, membuat pelayanan yang bermutu, terjangkau, diterima dan mudah diperoleh semua orang. Sehingga pelayanan KB difasilitasi Negara di Faskes TK I yang berkerja sama dengan BPJS

Kesimpulan :
Keluarga merupakan komponen terkecil dari sebuah Negar, dan dari sebuah keluarga dihasilkan manusia berkualitas yang akan membangun bangsa dan Negara. Keluarga berencana (KB) adalah salah satu cara untuk menghasilkan manusia yang berkualitas , baik dari sisi materi dan maupun spiritual
“Baik buruknya seorang anak adalah terletak pada baik atau buruknya asuhan orang tuanya.
Dengan mengikuti Keluarga Berencana dengan merencanakan jarak kehamilan dan Jumlah anak sehingga orangtua bisa mempersiapkan dana buat pendidikan anak dan memepunyai cukup waktu bagi ibu untuk memperhatikan kepentingan anak dan mendidik anak dengan baik.

Daftar referensi

1. http://doktersehat.com/pengertian-dan-tujuan-keluarga-berencana-kb/#ixzz3clsiSS6A
2. Infodatin harganas PDF
3. Seri catin KB dan KR

Read 30209 times
logo-footer PT. Administrasi Medika


iso-admedika telkomedikalogo metralogo telkomlogo
Official Social Channels   Facebook   Twitter   Twitter   Twitter