Sehati - Sehat Indonesiaku

AdMedika Health Blog

Tuesday, 14 July 2015 00:00

Menjaga Kesehatan Saat Mudik Lebaran

Menjelang hari raya Idul Fitri, sudah menjadi tradisi bagi masyarakat Indonesia untuk mudik atau pulang kampung. Moda transportasi yang dipilih bisa bermacam-macam mulai dari pesawat, bus antar kota dan propinsi, kereta api maupun dengan kendaraan pribadi baik mobil maupun motor. Selain menggunakan pesawat, pemudik yang memilih jalan darat cenderung akan menghabiskan waktu yang cukup lama di perjalanan bahkan bisa sampai berpuluh-puluh jam. Berikut beberapa tips untuk menjaga kesehatan selama perjalanan mudik

 

Persiapan yang baik
Perjalanan mudik perlu dipersiapkan dengan baik sehingga kita tetap sehat setelah sampai di tujuan. Kelelahan merupakan kondisi yang umum terjadi jika kita melakukan perjalanan darat yang panjang dan lama. Sebelum melakukan perjalanan usahakan anda dalam keadaaan bugar pastikan kebutuhan tidur sudah tercukupi dengan tidur nyenyak minimal 6 jam sebelum berangkat.

Jangan melakukan perjalanan dalam keadaan lapar, sebisa mungkin makan dulu sebelum berangkat. Usahakan mengkonsumsi makanan bergizi, perbanyak unsur Karbohidrat dan Protein yang merupakan sumber tenaga. Perut kembung merupakan salah satu keluhan yang banyak dijumpai ketika melakukan perjalanan. Perut kembung dapat menimbulkan rasa tidak nyaman sehingga mengganggu perjalanan mudik. Sebelum melakukan perjalanan, hendaknya kita tidak mengonsumsi makanan yang dapat memicu terjadinya kembung, seperti buncis, kubis, sawi putih, brokoli, bawang, dan telur.

Jika anda mempunyai kondisi medis yang memerlukan perhatian khusus, konsultasikan dulu kepada dokter anda dan informasikan juga kira kira berapa lama perjalanan yang anda akan tempuh. Jangan lupa persiapkan obat-obatan khusus dan juga obat-obatan penyakit umum seperti pusing, pilek dan demam. Konsumsi suplemen atau vitamin sebelum perjalanan dan pakailah baju yang agak longgar, biarkan kulit anda bisa bernafas dan tetap segar.

Bagi para pemudik yang tetap ingin melakukan ibadah puasa diusahakan agar perjalanan mudik pada saat sehabis buka.

 

Makanan sehat selama perjalanan
Biasanya kita menyepelekan soal makanan pada saat perjalanan dengan anggapan bahwa nanti di jalan akan banyak yang menjajakan makanan ataupun bisa mampir di restoran dan rest area. Namun banyak yang tidak menyadari bahwa pada saat mudik cenderung bisa terjadi macet yang bisa berjam-jam lamanya sehingga membeli makanan di tukang asongan terlihat seperti pilihan yang mudah dan cepat. Usahakan jangan membeli makanan dan minuman di pinggir jalan mengingat kualitas makanan dan minuman yang belum tentu terjaga dengan baik karena selalu terpapar dengan panas.

Membawa bekal adalah pilihan bijak selama perjalanan. Pastikan kebutuhan air putih anda cukup dan bawa juga buah buahan segar seperti apel dan pisang. Hindari minuman bersoda dan makan-makanan yang terlalu asam atau pun pedas untuk menghindari gangguan pencernaan selama perjalanan. jika membawa bekal makanan basah seperti nasi dan lauk pauk pastikan makanan di konsumsi dalam waktu tidak lebih dari 6-8 jam setelah pembuatan.

Pilih tempat makan malam dengan bijak. Pilih rumah makan yang terlihat bersih dan higienis dan hindari rumah makan cepat saji. Hindari karbohidrat berlebihan dan perbanyak protein dan sayur sayuran.

 

Perjalanan yang nyaman
Duduk di mobil selama berjam-jam dapat menyebabkan badan kaku dan nyeri otot jadi penting untuk memerhatikan kenyamanan saat di perjalanan Anda. Tips berikut dapat membantu Anda menghindari rasa sakit tubuh saat di jalan
Perhatikan postur tubuh Anda.

Pastikan posisi duduk anda nyaman, jika anda mengemudi, atur posisi kursi anda sehingga anda tidak terlalu jauh dari setir. Atur kemiringan posisi kursi yang nyaman sekitar 100 derajat sehingga anda tidak membungkuk dan anda dapat mengganjal pinggang bagian belakang dengan bantal kecil atau handuk yang digulung.

 

Olah raga kecil
Jika anda mempunyai sakit pinggang ataupun kondisi medis lain yang dapat dipicu dengan duduk di posisi yang sama dalam waktu yang lama. Lakukan gerakan-gerakan kecil dibawah ini secara berkala untuk mencegah penyumbatan pembuluh darah yang biasanya terjadi di daerah kaki

  • Gerakkan otot betis dan kaki secara teratur, kencangkan dan kendurkan, otot-otot pantat dan perut untuk mendorong darah kembali ke jantung.
  • Angkatlah kedua tumit, bola kaki tetap berada di lantai, kemudian kembali ke posisi semula.
  • Kedua tumit tetap tinggal di lantai, angkat kedua bola kaki, kembalikan ke posisi awal.
  • Luruskan kaki sejauh ruangan yang ada dan memungkinkan.
  • Kencangkan otot-otot paha bagian depan, tahan selama 2-3 detik, lalu kembali ke posisi awal.
  • Tekankan kedua otot betis Anda ke tempat duduk bagian depan, kencangkan otot-otot di bagian belakang dari paha, tahan 2-3 detik, kemudian kembali ke posisi awal.
  • Usahakan pinggang Anda ditekankan dengan kuat pada tempat duduk, tariklah otot-otot perut ke dalam, tahan selama 2-3 detik, kemudian kembali ke posisi awal.
  • Tekankan otot-otot pantat sekuat yang Anda mampu pada tempat duduk selama 2-3 detik, kemudian kembali ke posisi awal. Geser berat badan dari kanan ke kiri dari pantat Anda, ayunkan ke belakang dan ke depan selama 5-10 detik.
  • Gerakkan pinggang ke depan sehingga terjadi lengkungan pada pinggang.
  • Tekankan pinggang ke tempat duduk dan pinggul didorong ke depan.

 

Sumber

Published in Sehati
logo-footer PT. Administrasi Medika


iso-admedika telkomedikalogo metralogo telkomlogo
Official Social Channels   Facebook   Twitter   Twitter   Twitter