Sehati - Sehat Indonesiaku

AdMedika Health Blog

Gangguan haid merupakan masalah yang sering terjadi di kalangan remaja. Kelainan atau gangguan haid ini sering menimbulkan masalah kecemasan (anxietas) bagi pasien dan keluarganya. Gangguan haid yang sering ditemukan diantaranya adalah amenore, perdarahan uterin abnormal / disfungsi (PUD), dismenore, menorragia dan premenstrual sindrom.

Rata-rata usia menarche atau pertama kali mengalami haid adalah sekitar 12,9 th. Dengan masa siklus normal yang sangat bervariasi.Siklus menstruasi yang normal ditandai dengan masa siklus sekitar 28 hari ± 7 hari, durasi perdarahan sekitar 4 hari ± 2 hari, dan kehilangan darah sekitar 40 ml ± 20 mL. Rata-rata volume kehilangan darah dari menstruasi adalah 43 mL, dengan variasi range normal sekitar 20-80 mL.

Siklus haid yang tidak teratur (irreguler) biasa dijumpai pada gadis yang baru mulai menstruasi. Hal ini mungkin membuat pasien merasakan perubahan yang tidak nyaman pada tubuhnya, jadi dimungkinkan ia dapat mempunyai siklus 28 hari untuk 2 bulan, kemudian tidak haid 1 bulan, sebagai contohnya. Tetapi biasanya, setelah tahun pertama atau kedua, siklus menstruasi akan menjadi lebih teratur.Meski demikian pada beberapa siklus haid wanita yang irregular ini tetap berlangsung sampai dewasa sehingga menimbulkan masalah-masalah tertentu.

Kelainan menstruasi dapat terjadi bergantung periode waktu. Seperti misalnya pada remaja lebih sering terjadi dismenore, ireguleritas, dan perdarahan uterus disfungsi (PUD), pada masa reproduksi lebih sering menorragia, metrorhagia, PUD, amenore, oligomenore, dan pada masa premenopause sering iregularitas, amenore, oligomenore, dan PUD.

Secara umum kelainan siklus menstruasi berasal dari gangguan pada aksis HPO (Hipotalamus-pituitari-ovarium). Sebagian lainnya dapat juga disebabkan sekunder karena :

  • Penyakit sistemik
  • Penyakit degeneratif
  • Gangguan psikologi
  • Neoplasma
  • Radiasi
  • Penyakit darah
  • Malnutrisi
  • Gangguan fisiologi sel (kelainan pada neurotransmitter, neurohormonal, atau reseptor)
Published in Sehati
logo-footer PT. Administrasi Medika


iso-admedika telkomedikalogo metralogo telkomlogo
Official Social Channels   Facebook   Twitter   Twitter   Twitter