Sehati - Sehat Indonesiaku

AdMedika Health Blog

Globalisasi identik dengan berkembangnya teknologi multimedia (gadget) yang memudahkan setiap orang untuk mendapatkan informasi dari  internet, baik yang positif maupun negatif. Teknologi yang beberapa dekade lalu hanya dapat diakses oleh segelintir orang, kini telah dapat dinikmati oleh banyak kalangan, tidak terkecuali anak-anak. Bukan hanya pengaruh negatif informasi dari internet, bahaya lain yang mengintai anak adalah NAPZA dan pergaulan bebas. Bagaimana orang tua menyikapi pengaruh globalisasi ini?

GADGET DAN ANAK
Hampir setiap keluarga memiliki gadget yang cukup canggih dewasa ini. Rasanya ada yang kurang tanpa kehadiran alat komunikasi di tangan. Tidak ada yang salah dengan kebiasaan menggunakan gadget, namun diperlukan kearifan dalam mengakses informasi dari piranti ini, terutama bagi anak-anak.
Benarkah bahwa paparan teknologi, dalam hal ini piranti elektronik, lebih banyak dampak negatifnya dibandingkan positifnya?

Tidak. Teknologi merupakan alat yang bersifat netral, jadi penggunaannya, baik positif maupun negatif, tergantung pada isi dan orang yang memakainya. Contohnya adalah internet, sebagai dunia maya atau dunia tersendiri yang menampung banyak sekali informasi, ia berguna untuk berkomunikasi dan membagikan ilmu pengetahuan. Sayangnya, di antara informasi tersebut, terdapat pula kandungan negatif seperti pornografi dan paham-paham radikal yang berbahaya. Kebijaksanaan dari pengguna teknologi sangat berperan untuk memilah-milah informasi positif dari informasi negatif tadi.

Usia berapa sebaiknya anak dapat mulai diperkenalkan dengan gadget?
Sebaiknya sedini mungkin seorang anak dapat mengenal gadget, ia sudah boleh diperkenalkan dengan alat tersebut untuk mengembangkan kemampuan kognitifnya. Untuk mengenalkan gadget bisa dimulai di usia 5 Tahun, dan hanya bersifat edukatif. Pada usia ini tahap perkembangan kognitif anak berada pada tahap preoperasional. Sebagai bagian dari perkembangan teknologi, gadget sangat berguna bagi anak untuk mempelajari hal-hal baru yang bersifat edukatif, seperti mengenal benda, berhitung, juga membaca. Yang harus dibatasi adalah akses gadget tersebut terhadap internet, karena anak-anak sangat rentan terpengaruh informasi negatif.

Apa saja yang perlu diperhatikan oleh orang tua, ketika anak mulai berinteraksi dengan gadget?
Yang penting diperhatikan adalah bahwa informasi yang diberikan kepada anak bersifat positif dan edukatif. Selain itu “ aturan main” dan kesiapan anak dalam menerima informasi dari gadget dengan memperhatikan faktor keamanan, kemanfaatan, kepantasan, efek perkembangan dan pengaruhnya pada anak juga sangat penting diperhatikan.

Bagaimana penggunaan gadget secara bijaksana agar tidak memengaruhi perilaku normal anak?
Ingat bahwa penggunaan gadget hanyalah salah satu dari aktivitas anak, bukan fokus utama. Anak-anak juga perlu bermain bersama orangtua dan teman sebayanya. Jangan biarkan anak terpaku pada gadget secara berlebihan sehingga ia kecanduan pada alat tersebut dan mengalami defisit kognitif, perilaku dan emosi. Seimbangkan dengan kegiatan lain seperti bermain bola, art and craft, dll, sesuai dengan karakter, hobi, kebutuhan dan kemampuan anak.

 

Ditulis oleh :

Dr. Guntara Hari, SpKJ – Tim dokter spesialis Kesehatan Jiwa
Siti Sa’diah Syam, M.Psi – Tim Psikologis Klinis
Eka Hospital http://www.ekahospital.com/

Published in Sehati
logo-footer PT. Administrasi Medika


iso-admedika telkomedikalogo metralogo telkomlogo
Official Social Channels   Facebook   Twitter   Twitter   Twitter