Sehati - Sehat Indonesiaku

AdMedika Health Blog

Administrator

Administrator

DIGITAL HEALTHCARE MENJADI SOLUSI BISNIS MASA DEPAN TELKOM # ADMEDIKA BROSS 7 

Jakarta – Semangat #GakNyerah #AyoBerubah #BringITOn masih terus digaungkan oleh AdMedika melalui berbagai kegiatan salah satunya adalah kolaborasi AdMedika dengan CFUE dalam event BROSS (BringITOn for Success) episode 7 dengan tema Big Data & Telemedicine; The Future Solution pada Kamis, 12 November 2020.

Dalam sesi ini AdMedika memaparkan solusi digital terupdate yaitu big data dengan nama produk AdBrief dan telemedicine dengan nama produk TeleMedika yang disampaikan oleh Sigit Hadi Prayoga selaku GM Digital Next Business . Sementara sebagai keynote speaker menghadirkan Dwi Sulistiani selaku Marketing and Business Director AdMedika.

Dwi Sulistiani memaparkan market AdMedika yang telah berekspansi tidak hanya asuransi dan corporate, tetapi bersinergi dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan), Dukcapil dan BUMN . “Secara ekosistem kesehatan AdMedika memiliki peran yang strategis, kami melayani hampir semua asuransi di Indonesia, badan usaha dan BPJS Kesehatan. Kami me-manage beberapa layanan kesehatan dengan proses digital yang ada di AdMedika. Di dalam titik-titik kritikal ini kami mempunyai beragam solusi untuk berbagai segmentasi. Hal ini tentu menjadi tantangan bagi AdMedika dalam me-manage data seperti big data dan bagaimana kita memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mendapat fasilitas kesehatan seperti berobat secara online dengan solusi telemedicine. Mengapa kedua solusi ini penting, karena pandemi mengubah behaviour kita semua termasuk bagaimana kita beraktivitas yang kini pasti beralih ke platform digital”.

Dalam sesi paparan Sigit Hadi Prayoga menyampaikan bahwa big data AdMedika atau AdBrief merupakan solusi yang tepat bagi perusahaan yang ingin mengetahui analisa bisnis secara mendalam seperti analisa kompetitor, strategi marketing hingga trend yang ramai dibicarakan di media sosial. Data ini lah yang akan menentukan langkah atau strategi bisnis perusahaan ke depan.

“Selama masa pandemi, tedapat kenaikan pengguna telekonsultasi dari berbagai platform dengan kenaikan rata-rata pengguna tertinggi yaitu sebesar 156% dibandingkan tahun 2019. Tidak hanya itu, dalam Consumer Behavior New Normal After Covid-19 yang dikeluarkan oleh invent.ure menyampaikan Four Mega Shift in Time of Covid-19 Crisis yang salah satunya adalah telemedicine from visit to virtual. Dengan melihat peluang yang sangat terbuka lebar, TeleMedika hadir menjadi salah satu solusi di masa pandemi. Keunggulan yang dimiliki TeleMedika adalah terintegrasi dengan benefit dari asuransi yang dimiliki oleh pengguna , selain fitur standar telekonsultasi pasien dan dokter dengan memanfaatkan fitur chat dan video call, pembuatan resep, pengiriman obat yang terintegrasi dengan sistem rumah sakit dan apotek setempat. Tentu saja ini menjadi salah satu kekuatan kita di market” Ujar Sigit.

“Untuk itu kami mengajak kita semua untuk bersama-sama go to market mendigitalkan Indonesia. Karena pandemi ini merupakan momentum yang tepat untuk kita semua beralih ke digital” Tutup Sigit mengakhiri sesi presentasi.

Semangat AdMedika sebagai bagioan dari TelkomGroup untuk membangun Indonesia masih akan terus dilanjutkan melalui berbagai inovasi yang bermanfaat bagi bangsa dan Negara, karena Kesehatan Pulih Ekonomi Bangkit.

 

Jakarta- Direktur utama PT Administrasi Medika (AdMedika) Jati Widagdo, Direktur utama PT Indofarma Tbk Arief Pramuharto, serta Direktur UTama PT Jasa Raharja Budi Raharjo menandatangani nota kesepahaman rencana kerja sama penanganan korban kecelakaan Angkutan Penumpang Umum dan Penumpang Jalan. Acara ini turut dihadiri oleh Direktur Bisnis Holding Indonesia Financial Group PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia Pantro Pander Silitongga dan Deputy Executive Vice President - Divisi Enterprise Services Telkom Indonesia, Eddy Sofryano. Rabu, (21/10).

Ruang lingkup nota kesepahaman ini adalah persiapan dalam rencana kerja sama terkait penanganan korban kecelakaan lalu lintas termasuk atas skema optimal kerja sama yang akan dilakukan sehingga dapat memberikan manfaat bagi para pihak.

AdMedika, Jasa Raharja dan Indofarma berkomitmen untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan menjalin sinergi dan juga inovasi dalam penanganan korban kecelakaan secara tepat, cepat, bermanfaat dan optimal. Dimana kolaborasi ini nantinya terjadi pada saat kecelakaan lalu lintas terjadi, baik angkutan penumpang umum maupun penumpang jalan. Jasa Raharja akan menerbitkan surat jaminan kesehatan secara online ke Rumah Sakit, kemudian AdMedika akan memantau biaya rawatan korban secara professional, online dan realtime melalui Sistem Verifikasi Rawatan (SiVERA), dan Indofarma akan melakukan support data farmasi guna meningkatkan akurasi verifikasi biaya rawatan korban.

Jati Widagdo dalam sambutanya menyampaikan ucapan terimakasih atas penyelenggaraan kerjasama kali ini, yang tentunya kerjasama ini bertujuan agar kedepan kita akan selalu dapat memberikan manfaat yang lebih bagus, dan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat. Selain itu AdMedika juga sangat berkomitmen agar kerjasama dan layanan ini dapat semakin baik dan inovatif dari waktu ke waktu, serta diharapkan dapat terus memberikan manfaat baik masyarakat.

#GakNyerah #AyoBerubah #BringITOn

 

Jakarta – Direktur Utama PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) Ririek Adriansyah dan Direktur Utama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Prof. Dr. dr. Fachmi Idris M.Kes melakukan penyerahan Naskah Nota Kesepahaman tentang Optimalisasi Penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Turut hadir pada agenda tersebut Direktur Strategic Portfolio Telkom Group Budi Setyawan Wijaya, EVP DES Mohammad Salsabil, Direktur Utama AdMedika Jati Widagdo beserta Jajaran Direksi, Deputy EVP DES Eddy Sofryano, dan GM Segmen HWS DES Evi Rina Mahendra serta jajaran Senior Leader terkait.

Tujuan dari Nota kesepahamanan ini sebagai upaya bersama untuk memanfaatkan sumber daya yang dimiliki oleh masing-masing pihak dan mengkolaborasikan fungsi para pihak yang didasarkan dengan prinsip saling membantu dan saling mendukung guna tercapainya optimalisasi penyelenggaraan Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dengan tetap memperhatikan prinsip Good Corporate Governance (GCG) serta ketentuan perundang-undangan.

Ruang lingkup Nota Kesepahaman meliputi pemanfaatan infrastruktur, jaringan, teknologi, layanan, serta potensi yang dimiliki. Potensi dimaksud termasuk didalamnya antara lain kerjasama dalam rangka mendukung program Pemerintah bersama seluruh kekuatan Telkom Group di masing-masing Anak Perusahaan Telkom.

Selain itu, kerja sama tersebut diharapkan dapat membuka sinergi dalam bidang lain yang dapat mendukung kelancaran penyelenggaraan program JKN-KIS serta tetap berlandaskan koridor perundang-undangan yang berlaku. Program JKN-KIS telah mencakup tiga ekosistem yang besar, yaitu pelayanan, keuangan, dan pemerintah. Masing-masing pihak, yaitu BPJS Kesehatan, pemerintah, pemangku kepentingan, peserta dan fasilitas Kesehatan memiliki peran dan fungsi masing-masing dalam ekosistem tersebut. Ekosistem tersebut akan berjalan dengan baik bila rantai sistem yang menghubungkan antar bagian dapat saling bersinergi dan bergerak sesuai dengan fungsi masing-masing sehingga penyelenggaraan JKN-KIS dapat berjalan dengan optimal.

BPJS Kesehatan tidak akan berjalan sendiri dalam menyelenggarakan program JKN-KIS. Karena itu, Fachmi berharap dukungan dan kerja sama dari PT Telkom dalam peran dan tugas di bidang kerja masing-masing untuk mendukung pelaksanaan program JKN-KIS. “Program jaminan kesehatan adalah wujud pengabdian kepada negara dan masyarakat Indonesia,” ujarnya.

Ririek mengatakan bahwa menjadi komitmen Telkom menjadi IT Strategic Business Partner untuk BPJS Kesehatan serta mendukung investasi yang berkelanjutan di Indonesia.

#GakNyerah #AyoBerubah

bpjs 2

Page 1 of 22
logo-footer PT. Administrasi Medika


iso-admedika telkomedikalogo metralogo telkomlogo
Official Social Channels   Facebook   Twitter   Twitter   Twitter