Sehati - Sehat Indonesiaku

AdMedika Health Blog

Administrator

Administrator

 

Jakarta- Sebagai bentuk pertanggung jawaban atas jalanya Perseroan sepanjang tahun 2020, AdMedika melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2020. Acara dipimpin oleh Komisaris Utama AdMedika Bagyo Nugroho dan berlangsung secara hybrid yakni secara offline dan online sehingga meminimalkan kontak sosial demi mencegah paparan virus COVID-19. Untuk penyelenggaraan secara offline bertempat di Telkom Landmark Tower Lt. 41 yang dihadiri oleh jajaran Direksi AdMedika, Notaris, dan Komisaris Utama AdMedika. Sedangkan pelaksanaan secara online dihadiri oleh jajaran Komisaris dan Pemegang Saham AdMedika, Jumat (18/6).

Dalam laporannya kepada pemegang saham, Direktur utama AdMedika Jati Widagdo melaporkan bahwa pada tahun 2020 Revenue AdMedika mencapai 620,2M dengan achievement 98% dan growth 6% dari target Perseroan. Sedangkan untuk EBITDA sebesar 76,9M dengan achievement 133% dan growth 17%. Kemudian untuk Net Income mencapai 30,5M, achievement 102% dan Growth 2%.

Salah satu keputusan RUPST adalah menyetujui dan menerima baik Laporan Tahunan yang telah disampaikan oleh Direksi perihal keadaan dan jalannya Perseroan serta Laporan Tugas Pengawasan oleh Dewan Komisaris tahun buku 2020. Selain itu dalam RUPST 2020 ini tidak ada pergantian susunan Dewan Komisaris, namun terdapat perubahan dalam susunan Dewan Direksi yang mana Joko Aswanto Direktur Bisnis Support AdMedika telah memasuki masa purnabakti.

Adapun susunan Dewan Komisaris dan Dewan Direksi AdMedika setelah RUPST tahun buku 2020, adalah sebagai berikut:

Dewan Komisaris

  1. Komisaris Utama: Bagyo Nugroho
  2. Komisaris: Thanon Aria Dewangga
  3. Komisaris: A. Hartono

Direksi

  1. Direktur Utama: Jati Widagdo
  2. Direktur: Dwi Sulistiani

rups-IG

 

Kendal – Digitalisasi kesehatan kini menjadi satu kebutuhan penunjang yang penting dalam layanan kesehatan, karena itu pengembangan digitalisasi kesehatan terus dilakukan oleh berbagai pihak, termasuk oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal.

Bertempat di Puskesmas Brangsong 2 Kendal, Kamis, 10 Juni 2021 Pemkab Kendal menunjuk AdMedika sebagai mitra untuk Pengembangan Digitalisasi Layanan Kesehatan di Kabupaten Kendal ditandai dengan penandatanganan Kesepakatan Bersama yang ditandatangani oleh Bupati Kendal Dico M. Ganinduto B.Sc dan CEO AdMedika Jati Widagdo. Penandatanganan ini juga disaksikan oleh Kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal, Dwi Sulistiani Marketing & Business Director AdMedika, Sri Sumari GM Business Government Account Management AdMedika dan jajaran manajemen dari kedua pihak.

Jati Widagdo dalam sambutannya menyampaikan tiga poin penting terkait kerja sama Pemkab Kendal dan AdMedika “Yang pertama adalah bisa memproteksi kesehatan masyarakat Kendal dengan bantuan digital diharapkan akan lebih mudah. Yang kedua, dengan digital ini bisa membantu Telkom Group dan Pemkab Kendal dalam mengambil keputusan yang tepat dan ketiga, dengan mengintegrasikan lebih dari 200 dokter, 2.000 tenaga kesehatan dan 58 Puskesmas Pembantu (Pustu) akan memudahkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Kendal”.

Lebih lanjut, Jati mengucapkan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pemkab Kendal “Terima kasih atas kepercayaan Pemkab Kendal kepada Telkom Group khususnya AdMedika, Kami akan berkolaborasi dengan stake holder yang ada di Jakarta, Jawa Tengah dan Kendal sehingga kerja sama ini manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat Kendal”.

Bupati Kendal Dico M. Ganinduto B.Sc, menyampaikan tujuan serupa yang sebelumnya disampaikan oleh Jati Widagdo dengan terlaksananya kerja sama hari ini.

“Digitalisasi layanan kesehatan ini sangat penting, dan semoga Kendal menjadi Kabupaten pertama yang mengintegrasikan data pasien yang ada di Kabupaten Kendal dengan big data analytic dari AdMedika. Dengan big data ini diharapkan bisa memudahkan Pemkab dalam mengambil keputusan untuk satu juta masyarakat Kendal”.

Dico mengatakan saat ini di Kabupaten Kendal banyak kebijakan yang dinilai belum sesuai, terutama di masa pandemi saat Pemerintah fokus memerangi Covid-19 sekaligus menyelesaikan permasalahan stunting di Kabupaten Kendal.

“Dengan kerjasama ini semoga semua kendala bisa bisa teratasi, sehingga Pemkab Kendal bisa mengambil keputusan yang valid dan tepat sasaran” tutup Dico.

Selanjutnya Kesepakatan Bersama ini akan ditindaklanjuti dengan perjanjian kerja sama antara kedua belah pihak.

 

Jakarta- AdMedika perkuat layanan dengan menggelar training Contact Center dengan tema “Certified Contact Center Supervisor” yang diikuti oleh Junior supervisor (JSPV) & Assistant Manager Directorate Operation AdMedika. Training berlangsung secara virtual dan dibagi menjadi dua bacth. Batch pertama dilaksanakan pada tanggal 4 sampai dengan 7 Mei 2021, dan batch kedua dilaksanakan pada tanggal 18 sampai dengan 21 Mei 2021.

Pembukaan training diawali dengan sambutan oleh Direktur Bisnis Support AdMedika Joko Aswanto. Dalam sambutanya Joko menyampaikan bahwa “perusahaan benar-benar menaruh hal yang sangat serius terhadap portofolio pertama AdMedika yaitu penanganan claim yang salah satu peran aktif nya adalah call center. Diharapkan dengan adanya training ini portofolio penanganan claim menjadi semakin kuat menjaga market share AdMedika”.

Training ini bertujuan agar setiap perserta yang mengikuti kegiatan pelatihan diharapkan mampu mengembangkan kemampuan analisa dalam segi mengelola pelayanan, perkembangan teknologi, serta tuntutan pengembangan pelayanan dalam Contact Center. Hal ini sejalan dengan prinsip bisnis AdMedika yaitu untuk memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh pelanggan AdMedika.

Dalam pelaksaananya training ini dimentori oleh Andi Anugrah selaku Direktur Utama PT Telexindo Bizmart yang juga ketua Chairman Indonesia Contact Center Association, yang mana semua peserta diberikan pembekalan selama tiga hari dan satu hari ujian sertifikasi. PT Telexindo Bizmart sendiri merupakan perusahaan yang bergerak dibidang Pelatihan Tenaga Kerja, Konsultan dan Penyediaan Tenaga Kerja, khususnya untuk kebutuhan Contact Center, Call Center, Customer Service, dan Teknologi Informasi. Perusahaan ini juga merupakan perusahaan pelatihan terbaik untuk sertifikasi Contact Center.

Harapan kedepanya bagi perusahaan dengan diadakanya training Contact Center ini semua peserta dapat memahami peranan Contact Center dalam perusahaan dan organisasi serta mengenal tugas dan tanggung jawab supervisor dalam menjalankan operasional Contact Center. Dapat memahami ruang lingkup dan tantangan operasional Contact Center serta memahami kebutuhan sumber daya yang mendukung ketersediaan pelayanan, menguasai metode pengawasan kualitas pelayanan, melakukan survey kepuasan pelanggan dan analisa pengembangan kualitas. Dapat menguasai perhitungan kebutuhan tenaga kerja serta penjadwalan, menghitung kebutuhan anggaran, menghitung kinerja agent dan Contact Center, serta dapat melakukan sertifikasi atas kemampuan peserta dalam menjalankan operational Contact Center.

Page 1 of 26
logo-footer PT. Administrasi Medika


iso-admedika telkomedikalogo metralogo telkomlogo
Official Social Channels   Facebook   Twitter   Twitter   Twitter