Sehati - Sehat Indonesiaku

AdMedika Health Blog

Mitra Sehati

Mitra Sehati

Rokok sangat berbahaya bagi kesehatan, bukan hanya bagi perokok saja tetapi juga bagi lingkungan sekitarnya (perokok pasif), terutama anak-anak dan ibu hamil.

Kandungan utama rokok
Terdiri dari 4000 jenis senyawa kimia berbahaya yang merusak kesehatan 250 diantaranya dapat menyebabkan kanker.

1.Tar
Substansi hidrokarbon yang lengket dan menempel pada paru, penyebab kanker paru.

2.Nikotin
Zat adiktif yang mempengaruhi syaraf dan peredaran darah; menyebabkan ketergantungan / adiksi, dan karsinogenik (dapat memicu kanker paru).

3.Karbon Monoksida (CO)
Tidak berbau, dapat berikatan dengan HB dalam darah sangat beracun.

Dapatkah saya berhenti merokok ?
Berhenti merokok adalah sesuatu yang sulit dilakukan, namun bukanlah mustahil. Beberapa hal yang dapat membantu anda :

  • Buat RENCANA berhenti merokok
  • Ubah rutinitas, misal : lakukan olah raga dibandingkan merokok.
  • Makan snack sehat dibandingkan merokok
  • Gunakan obat dari dokter keluarga anda.
  • Mintalah dukungan dari keluarga, teman, dan teman sekantor.
Akibat rokok pada saluran napas dapat menyebabkan :
  1. Bronkitis kronik
  2. Emfisema
  3. Kanker paru
  4. Infeksi saluran pernapasan

Manfaat Setelah Berhenti Merokok

Lama Berhenti Merokok Efek Pada Tubuh
20 Menit Frekuensi denyut jantung dan tekanan darah akan turun
12 Jam Kadar CO dalam darah akan kembali normal
2 Minggu - 3 Bulan Peredaran darah dan fungsi paru-paru akan meningkat
1 - 9 bulan Keluhan batuk dan napas pendek berkurang, kemampuan silia dalam paru mulai bekerja normal dan membersihkan paru-paru dan menurunkan risiko infeksi
1 Tahun Risiko tinggi akan penyakit jantung koroner akan berkurang 50 % dibanding perokok yang tetap merokok
5 Tahun Risiko kanker mulut, tenggorokan, esofagus, dan kantung kemih berkurang 50 %. Risiko kanker leher rahim berkurang hingga sama dengan non-perokok. Risiko stroke berkurang hingga sama dengan non-perokok setelah 2 – 5 tahun
10 Tahun Risiko meninggal dari kanker paru berkurang 50 % dibanding perokok yang tetap merokok. Risiko kanker laring dan pankreas juga berkurang
15 Tahun Risiko penyakit jantung koroner sama dengan non perokok

 

Ditulis oleh

Dr Ida Bernida, Sp.P (Dokter Spesialis Paru RS Premier Jatinegara)

RS Premier Jatinegara

http://www.rs-premierjatinegara.com/

Demam pada anak umumnya akan membuat anak rewel, tidak dapat tidur, tidak mau makan, lemas, kurang aktif dan membuat orang tua cemas. Demam merupakan suatu rekaksinormal tubuh yang muncul apabila tubuh melawan kuman. Suhu pada anak yang demam akan meningkat di atas angka normal (36,5 – 37,5C).

Apa yang dapat dilakukan pada anak yang demam? Ada beberapa hal yang dapat dilakukan orang tua apabila anaknya demam

1.    Obat Penurun panas
Salah satu obat yang harus selalu ada di rumah dan terjaga kondisinya adalah obat demam, karena demam dapat terjadi kapan saja pada anak. Obat demam akan membantu menurunkan suhu tubuh anak, berfungsi sebagai anti nyeri dan membuat anak merasa lebih nyaman. Obat ini dapat diberikan pada anak demam dengan suhu di atas 38C.  

2.    Kompres
Kompres yang dianjurkan untuk dilakukan adalalah kompres hangat. Kompres hangat dapat dilakukan dengan  memakai wash lap / sponge yang dibasahi air hangat dengan suhu 37-38C, basuh perlahan di seluruh tubuh anak kemudian keringkan dengan handuk kering, tindakan ini dapat dikerjakan beberapa kali hingga suhu tubuh anak turun. Setelah itu pakaikan anak dengan pakaian yang tidak terlalu tebal dan selimut tipis, hal ini berfungsi untuk membantu penurunan suhu tubuh anak melalui proses penguapan. Kompres juga dapat dilakukan di daerah lipat ketiak dan selangkangan selama 10-15 menit. Kompres air dingin tidak dianjurkan karena dapat meningkatkan pusat pengatur suhu di otak dan mengakibatkan badan anak menggigil dan suhu semakin meningkat. Kompres alkohol juga tidak dianjurkan karena tidak efektif dan mempunyai efek samping yang tidak diinginkan.

3.    Cairan
Metabolisme tubuh akan meningkat pada saat terjadi demam sehingga hal yang tidak boleh dilupakan adalah memberikan cairan yang cukup pada anak, hal ini juga akan membantu menurunkan panas tubuh anak.

4.    Tirah baring
Aktifitas fisik yang tinggi dapat meningkatkan suhu tubuh pada anak dengan demam dan tanpa demam.  Pergerakan anak yang demam selama aktivitas normal tidak cukup menyebabkan demam.

5.    Monitoring
Pemantauan adalah salah satu hal penting yang perlu dilakukan oleh orang tua di rumah saat anaknya demam. Apa saja yang perlu dipantau? suhu tubuh anak setiap 4 jam, tanda-tanda dehidrasi / kekurangan cairan,  buang air kecil setiap 3-4 jam, aktivitas anak, dan tanda lain yang menyertai demam.

Kapan orang tua harus segera membawa anaknya untuk dibawa berkonsultasi ke dokter anak?

  • Apabila tindakan yang disebutkan di atas sudah dilakukan namun suhu anak tidak turun dan cenderung naik
  • Demam disertai kejang
  • Terdapat infeksi yang dicurigai menyebabkan demam
  • Apabila anak lebih sering tidur, malas minum dan buang air kecil semakiin jarang
  • Terdapat gejala / keluhan lain yang menyertai demam.

Kesimpulan

Demam merupakan reaksi tubuh yang normal. Tindakan yang tepat dan pemantauan sangat diperlukan dalam mengatasi demam pada anak.

 

Ditulis oleh

Dr. Nurul Iman Nilam Sari, SpA

RS Premier Jatinegara

http://www.rs-premierjatinegara.com/

Konsep stress terbentuk dari stressor yang terjadi pada individu, stress merupakan respon fisiologis, adaptif dan psikologis serta perilaku dari seorang individu dalam usahanya untuk mengatasi dan beradaptasi terhadap tekanan baik dari luar maupun dari dalam diri individu itu sendiri.Stress dapat berupa kejadian, situasi, individu dan obyek yang dipersepsikan sebagai seuatu ancaman sehingga timbul reaksi yang disebut dengan stress.

Ada beberapa jenis stress yang pertama yaitu fisik dalam hal ini berupa suara, radiasi, suhu udara dan juga kelelahan,selanjutnya adalah stress social, yang merupakan stress yang berasl dari luar disebabkan oleh interaksi individu dengan lingkungannya dan bersifat traumatic dan tidak dapat terhindari seperti kematian orang yang dicintai, penssiun atau PHK, Aperceraian dan konflik rumah tangga, yang terakhir adalah stress psikologis, jenis stress ini adalah yang paling berat karena cenderung terjadi secara berulang dapat disebabkan oleh stress fisik atau social namun kebanyakan kasus stress psikologis disebabkan oleh diri sendiri yaitu berupa emosi yang sangat kuat, yang cenderung bersifat negative seperti cemas, takut, benci, sedih dan frustasi

Penanggulangan stress dapat melalui dua dimensi yakni dimensi biologis yakni dengan menggunakan obat anti depresan atau melalui dimensi psikologis yakni dengan upaya merubah persepsi dan merubah sudut penglihatan individu terhadap stress, adapun upaya upaya yang dapat dilakukan untuk engurangi tekanan akibat stress dengan relaksasi dan hipnosa. Selain itu lingkungan individu juga berperan besar dalam penanganan stress melalui terapi keluarga ataupun terapi religious . Poin pentingnya adalah penanggulangan stress harus dilaksanakan secara elektik dan holistik.

 

Ditulis oleh

Anastasia Sri Maryatmi, M.Psi, Psikolog

RS Premier Jatinegara

http://www.rs-premierjatinegara.com/

Page 7 of 9
logo-footer PT. Administrasi Medika


iso-admedika telkomedikalogo metralogo telkomlogo
Official Social Channels   Facebook   Twitter   Twitter   Twitter