Berita AdMedika

21 Okt

Dirut Telkom Tandatangani Nota Kesepahaman dengan Dirut BPJS Kesehatan

Dirut Telkom Tandatangani Nota Kesepahaman dengan Dirut BPJS Kesehatan

 

Jakarta – Direktur Utama PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) Ririek Adriansyah dan Direktur Utama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Prof. Dr. dr. Fachmi Idris M.Kes melakukan penyerahan Naskah Nota Kesepahaman tentang Optimalisasi Penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Turut hadir pada agenda tersebut Direktur Strategic Portfolio Telkom Group Budi Setyawan Wijaya, EVP DES Mohammad Salsabil, Direktur Utama AdMedika Jati Widagdo beserta Jajaran Direksi, Deputy EVP DES Eddy Sofryano, dan GM Segmen HWS DES Evi Rina Mahendra serta jajaran Senior Leader terkait.

Tujuan dari Nota kesepahamanan ini sebagai upaya bersama untuk memanfaatkan sumber daya yang dimiliki oleh masing-masing pihak dan mengkolaborasikan fungsi para pihak yang didasarkan dengan prinsip saling membantu dan saling mendukung guna tercapainya optimalisasi penyelenggaraan Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dengan tetap memperhatikan prinsip Good Corporate Governance (GCG) serta ketentuan perundang-undangan.

Ruang lingkup Nota Kesepahaman meliputi pemanfaatan infrastruktur, jaringan, teknologi, layanan, serta potensi yang dimiliki. Potensi dimaksud termasuk didalamnya antara lain kerjasama dalam rangka mendukung program Pemerintah bersama seluruh kekuatan Telkom Group di masing-masing Anak Perusahaan Telkom.

Selain itu, kerja sama tersebut diharapkan dapat membuka sinergi dalam bidang lain yang dapat mendukung kelancaran penyelenggaraan program JKN-KIS serta tetap berlandaskan koridor perundang-undangan yang berlaku. Program JKN-KIS telah mencakup tiga ekosistem yang besar, yaitu pelayanan, keuangan, dan pemerintah. Masing-masing pihak, yaitu BPJS Kesehatan, pemerintah, pemangku kepentingan, peserta dan fasilitas Kesehatan memiliki peran dan fungsi masing-masing dalam ekosistem tersebut. Ekosistem tersebut akan berjalan dengan baik bila rantai sistem yang menghubungkan antar bagian dapat saling bersinergi dan bergerak sesuai dengan fungsi masing-masing sehingga penyelenggaraan JKN-KIS dapat berjalan dengan optimal.

BPJS Kesehatan tidak akan berjalan sendiri dalam menyelenggarakan program JKN-KIS. Karena itu, Fachmi berharap dukungan dan kerja sama dari PT Telkom dalam peran dan tugas di bidang kerja masing-masing untuk mendukung pelaksanaan program JKN-KIS. “Program jaminan kesehatan adalah wujud pengabdian kepada negara dan masyarakat Indonesia,” ujarnya.

Ririek mengatakan bahwa menjadi komitmen Telkom menjadi IT Strategic Business Partner untuk BPJS Kesehatan serta mendukung investasi yang berkelanjutan di Indonesia.

#GakNyerah #AyoBerubah

bpjs 2

logo-footer PT. Administrasi Medika


iso-admedika telkomedikalogo metralogo telkomlogo
Official Social Channels   Facebook   Twitter   Twitter   Twitter