Sehati - Sehat Indonesiaku

AdMedika Health Blog

11 Mei

Demam Berdarah Dangue

Oleh 
(1 Pilih)

Musim pancaroba, dimana terjadi peralihan dari musim kemarau menjadi musim hujan, merupakan saat-saat yang penting untuk diwaspadai karena pada saat inilah biasanya penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) banyak timbul. mengapa demikian? marilah kita temukan jawabannya melalui bincang-bincang bersama DR. Ifael. M,Sp.PD-KPTI, dokter spesialis penyakit dalam sekaligus konsultan penyakit tropik dan infeksi di Eka Hospital.

 Ada beberapa jenis Demam Berdarah dan apa bedanya?

Sebenarnya demam berdarah hanya ada satu jenis saja. Yang membedakan adalah tipe virus penyebabnya. Demam Berdarah Dengue disebakan oleh virus Dengue, yang terdiri atas Dengue virus 1, Dengue virus 2, Dengue virus 3, Dengue virus 4. Semua tipe virus sama berbahayanya jika tidak ditangani secara memadai.

Apakah Demam Berdarah Dengue (DBD)?

Demam Berdarah Dengue merupakan demam Dengue (DD) dengan kadar yang lebih berat karena pasien dapat mengalami syok dan perdarahan. Demam Dengue jarang sekali mengakibatkan kematian, sedangkan demam berdarah Dengue dapat berakibat fatal jika terlambat ditangani.

Bagaimana membedakannya dengan demam biasa?

Secara kasat mata, DBD dan demam biaa tidak dapat dibedakan. Diperlukan pegecekan secara klinis dan laboratorium untuk mengetahuinya secara pasti. Apabila seseoang mengalami demam tinggi dalam 2x 24jam, dan panas tubuhnya tidak turun walaupun diobati, maka orang tersebut harus mendapatkan pertolongan secara medis. Jangan biarkan tanpa pertolongan medis, karena masa kritis penyakit DBD adalah hari ketiga dan keempat, dimana pasien dapat mengalami syok yang dapat mengakibatkan kematian.
Panas tubuh pasien BD selalu berada di atas normal (minimal 38,5°C) lalu naik kembali ke 39°C dan seterusnya.

Jika seseorang dikatakan menderita penyakit ‘gejala DBD’, apakah itu semua sama artinya dengan menderita DBD?

Istilah penyakit ‘gejala DBD’ sebaliknya tidak digunakan karena dapat menimbulkan keraguan dan persepsi yang berbeda dari penyakit DBD yang sebenarnya. Penyakit DBD seharusnya sudah menjadi perhatian utama tenaga medis ketika pasien mengalami demam tinggi yang tidak kunjung membaik walaupun sudah mengkonsumsi obat penurun panas.
Apakah pasien DBD harus dirawat di rumah sakit?
Perawatan yang dibutuhkan oleh pasien DBD terutama adalah masuknya cairan sebagai pengganti cairan tubuh yang bocor keluar dari pembuluh darah, yang dirusak oleh virus Dengue. Sakit yang diderita pasien seringkali mempersulit proses makan dan minum yang sangat dibutuhkan untuk pemulihan kondisi tubuh. Pasien dianjurkan untuk dirawat di rumah sakit karena cairan makanan yang dibutuhkan dapat diberikan melalui infus, sehingga perawatan dan pengobatan dapat teratur dan terpantau dengan lebih baik. Selain itu, perawatan di rumah sakit juga sangat memudahkan pengecekkan darah pasien, yang harus dilakukan setiap hari di laboratorium.
Indikator pasien harus dirawat di rumah sakit adalah jika trombosit berada di bawah angka 100.000, karena semakin rendah trombosit, berarti semakin banyak cairan yang hilang dari tubuh pasen. Jadi rawat inap pada kasus DBD bertujuan untk mempercepat pemulihan pasien membantu keluarga dalam merawat, dan yang terpenting adalah menghindari terjadinya syok.

Apa saja gejala DBD?

Gejala DBD secara umum dengan gejala penyakit akibat virus lainnya, yaitu:

  • Demam tinggi, di atas 38,5°C
  • Sakit kepala
  • Pegal linu
  • Nyeri ulu hati, mual, muntah
  • Turunnya leukosit dan trombosit

Kapankah kondisi pasien DBD dikatakan kritis?

Perjalanan pernyakit DBD selama 7 hari, dimana masa kritisnya berada ada hari ke-3, ke-4 dan ke-5. Jika terjadi komplikasi penyakit lain, seperti tifus dan lain-lain, maka masa pemulihan akan menjadi lebih lama.

Mengapa DBD dapat menyebabkan kematian?

Sebenarnya pasien DBD tindak memerlukan pengobatan tertentu. Yang sangat penting bagi pasien: menjaga agar tubuh tidak kekurangan cairan, mengingat mekanisme penyakit DBD adalah rusaknya pembuluh darah oleh virus yang mengakibatkan tubuh kehilangan cairan secara cepat sehingga menyebabkan syok. Ciri-ciri penyakir DBD adalah: keluarnya keringat dingin, tekanan darah menurun, denyut nadi semakin cepat, hingga berujung kepada kematian.
Kondisi pasien harus benar-benar dijaga agar tidak kekuangan cairan. Penanganan utama yang harus dilakukan adalah mengganti cairan yang hilang tersebut sampai pembuluh darah yang rusak menjadi pulih kembali.

Apakah DBD dapat menular selain melalui nyamuk?

Penyakir DBD dapat dikatakan sangat bergantung terhadap lingkungan, terutama jika terdapat genangan air yang tenang dan jernih. Itulah sebabnya mengapa penyakit DBD banyak timbul di musim pancaroba, dimana hujan dan panas datang silih berganti. Genangan air yang terjadi dapat bertahan cukup lama bagi jentik-jentik nyamuk untuk berkembang menjadi nyamuk dewasa.
Virus DBD hanya dapat berkembang biak didalam tubuh nyamuk Aedes Aegypti. Walaupun berada di dalam darah, virus tersebut tidak dapat ditularkan melalui medium lain, termasuk antar-manusia.

Apa saja tips mencegah DBD?

Prinsip utama mencegah DBD adalah jangan sampai tubuh digigit oleh nyamuk. Untuk itu, kita harus mengetahui siklus kehidupan nyamuk penyebab DBD. Berbeda dari nyamuk malaria yang aktif mulai jam 7-8 pagi hingga jam 5 sore. Oleh karena itu, mereka yang aktif di luar ruang pada jam-jam tersebut harus waspada.
Gunakan kelambu atau kawat penelan nyamuk untuk menghindari masuknya nyamuk kedalam rumah. Kemudian, berantas nyamuk dewasa dengan fogging (pengaapan dengan obat khusus), serta membasmi jentik nyamuk dengan memperhatikan tempat di mana nyamuk dapat berkembang biak, seperti vas bunga, kolam dan wadah yang dapat menampung air, jika gejala DBD terlihat, segera bawa pasien ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut oleh dokter dan mendapatkan pertolongan segera.

 

Ditulis oleh :

Dr. Ifael Y. Mauleti, SpPD-KPTI, FINASIM
TIM DOKTER SPESIALIS PENYAKIT DALAM EKA HOSPITAL BSD
Eka Hospital http://www.ekahospital.com/

Baca 23923 kali
Mitra Sehati

logo-footer PT. Administrasi Medika



iso-admedika telkomedikalogo metralogo telkomlogo
Official Social Channels   Facebook   Twitter   Twitter   Twitter