Sehati - Sehat Indonesiaku

AdMedika Health Blog

Jumat, 18 Maret 2016 00:00

Yuk Berhenti Merokok

Rokok sangat berbahaya bagi kesehatan, bukan hanya bagi perokok saja tetapi juga bagi lingkungan sekitarnya (perokok pasif), terutama anak-anak dan ibu hamil.

Kandungan utama rokok
Terdiri dari 4000 jenis senyawa kimia berbahaya yang merusak kesehatan 250 diantaranya dapat menyebabkan kanker.

1.Tar
Substansi hidrokarbon yang lengket dan menempel pada paru, penyebab kanker paru.

2.Nikotin
Zat adiktif yang mempengaruhi syaraf dan peredaran darah; menyebabkan ketergantungan / adiksi, dan karsinogenik (dapat memicu kanker paru).

3.Karbon Monoksida (CO)
Tidak berbau, dapat berikatan dengan HB dalam darah sangat beracun.

Dapatkah saya berhenti merokok ?
Berhenti merokok adalah sesuatu yang sulit dilakukan, namun bukanlah mustahil. Beberapa hal yang dapat membantu anda :

  • Buat RENCANA berhenti merokok
  • Ubah rutinitas, misal : lakukan olah raga dibandingkan merokok.
  • Makan snack sehat dibandingkan merokok
  • Gunakan obat dari dokter keluarga anda.
  • Mintalah dukungan dari keluarga, teman, dan teman sekantor.
Akibat rokok pada saluran napas dapat menyebabkan :
  1. Bronkitis kronik
  2. Emfisema
  3. Kanker paru
  4. Infeksi saluran pernapasan

Manfaat Setelah Berhenti Merokok

Lama Berhenti Merokok Efek Pada Tubuh
20 Menit Frekuensi denyut jantung dan tekanan darah akan turun
12 Jam Kadar CO dalam darah akan kembali normal
2 Minggu - 3 Bulan Peredaran darah dan fungsi paru-paru akan meningkat
1 - 9 bulan Keluhan batuk dan napas pendek berkurang, kemampuan silia dalam paru mulai bekerja normal dan membersihkan paru-paru dan menurunkan risiko infeksi
1 Tahun Risiko tinggi akan penyakit jantung koroner akan berkurang 50 % dibanding perokok yang tetap merokok
5 Tahun Risiko kanker mulut, tenggorokan, esofagus, dan kantung kemih berkurang 50 %. Risiko kanker leher rahim berkurang hingga sama dengan non-perokok. Risiko stroke berkurang hingga sama dengan non-perokok setelah 2 – 5 tahun
10 Tahun Risiko meninggal dari kanker paru berkurang 50 % dibanding perokok yang tetap merokok. Risiko kanker laring dan pankreas juga berkurang
15 Tahun Risiko penyakit jantung koroner sama dengan non perokok

 

Ditulis oleh

Dr Ida Bernida, Sp.P (Dokter Spesialis Paru RS Premier Jatinegara)

RS Premier Jatinegara

http://www.rs-premierjatinegara.com/

Diterbitkan di Sehati
Senin, 30 Maret 2015 00:00

Dampak merokok bagi kesehatan

Merokok bukanlah hal yang aneh lagi di masa kini. Di keseharian kita, di tempat kerja, lingkungan keluarga hingga jalanan umum yang biasa kita lalui. Merokok seolah menjadi budaya akibat terbiasakan dalam kehidupan masyarakat. Terlepas dari itu, rokok sangat berbahaya bagi kesehatan para perokok aktif maupun pasif yang hanya terpapar asap dari rokok tersebut.

Rokok berbahaya bagi kesehatan tak terlepas dari zat yang terkandung di dalamnya. Penyebab dari berbagai macam penyakit yang mengawali penyakit lainnya.

Diterbitkan di Sehati
Senin, 30 Maret 2015 00:00

Seribu Kemalangan Untuk Perokok Pasif

Apakah anda atau keluarga anda ada yang merokok? Segera peringatkan diri anda dan mereka. Rokok adalah barang yang berbahaya bagi kesehatan manusia. Dan bahaya tersebut bukan hanya berdampak pada perokok saja, tetapi orang-orang disekeliling perokok. Sering, para orang tua yang perokok tidak mempedulikan nasib anaknya yang ikut-ikutan menghisap asap rokok. Orang tua perokok seharusnya tetap harus bertanggung jawab untuk melindungi anaknya. Menjadi perokok pasif bahkan bisa lebih berbahaya daripada perokok aktif.

Diterbitkan di Sehati
logo-footer PT. Administrasi Medika


iso-admedika telkomedikalogo metralogo telkomlogo
Official Social Channels   Facebook   Twitter   Twitter   Twitter